Logo Bloomberg Technoz

Di samping itu, Suahasil mengatakan skema pembiayaan Kopdes Merah Putih juga menjadi bagian dari perhatian anggota Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK).

Menurut dia, keberadaan bank-bank Himbara dalam pembiayaan program tersebut membuat koordinasi antar lembaga menjadi penting.

Suahasil juga mengatakan KSSK bahkan secara rutin melakukan stress test untuk melihat dampak perkembangan ekonomi global terhadap kondisi perekonomian dan sistem keuangan Indonesia.

"Ini adalah koordinasi kita semua. Karena itu kemampuan untuk koordinasi, kemampuan untuk bersinergi menjadi sangat-sangat penting," pungkasnya. 

Sebagai catatan, Kemenkeu sendiri telah menyiapkan anggaran hingga mencapai Rp240 triliun. Laporan terbaru dari Agrinas, anggarannya sudah terserap sekitar Rp106 triliun.

Alokasi tersebut berasal dari total 24.191 unit Kopdes yang telah mencapai pembangunan 100%, dengan masing-masing unit mendapat dana pembangunan sebesar Rp3 miliar.

Sementara itu, Kementerian Koperasi menargetkan proses verifikasi dan validasi (verfal) terhadap 17.280 Koperasi Desa dapat diselesaikan paling lambat pada 18 September 2026.

Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan proses verfal secara keseluruhan berlangsung sejak Agustus hingga Desember 2026. Pemerintah memfokuskan percepatan penyelesaian tahap pertama pada September.

Berdasarkan data Kementerian Koperasi per 8 September 2026, terdapat 17.280 Kopdes yang telah siap menjalani proses verifikasi dan validasi berdasarkan tiga surat dari PT Agrinas Pangan Nusantara.

(prc/ell)

No more pages