Logo Bloomberg Technoz

“Pestapora selalu kami bayangkan sebagai sebuah ruang yang hidup selama beberapa hari, namun memorinya bertahan hingga kapanpun. Di mana musik, komunitas, kreativitas, dan berbagai cerita bertemu dalam satu ruang. Setiap tahun kami belajar dari orang-orang yang datang dan menjadi bagian dari Pestapora. Karena pada akhirnya, festival ini bukan hanya tentang apa yang kami hadirkan, tapi juga tentang bagaimana pengalaman itu dirasakan dan dimaknai bersama,” ungkap Ucup.

Pestapora Hadirkan Kolaborasi Lintas Generasi

Komposisi penampil Pestapora 2026 memperlihatkan rentang genre dan generasi yang cukup lebar. Pada hari pertama, sejumlah nama dari skena musik populer, alternatif, hingga lintas generasi akan tampil dalam beberapa panggung.

Kerispatih bersama Sammy Simorangkir menjadi salah satu kolaborasi yang membawa lagu-lagu dari era sebelumnya. Sementara Killing Me Inside Reunion, Pure Saturday, The Upstairs, dan The Adams akan menghadirkan warna musik alternatif yang telah memiliki basis pendengar lintas generasi.

Hari pertama juga diisi Ari Lasso, Tompi, Ten2Five, Bondan Prakoso & Fade2Black, The Changcuters, Shaggy Dog, dan Pee Wee Gaskins. Rizky Febian, Whisnu Santika, Fiersa Besari, Reality Club, serta King Nassar turut masuk dalam daftar penampil.

Memasuki hari kedua, Pestapora mempertemukan lebih banyak nama dengan latar musik yang berbeda. Sheila On 7 akan tampil dalam hari yang sama dengan Rhoma Irama & Soneta, Raisa feat Andi Rianto, dan Saykoji.

Dari panggung musik keras, Burgerkill dan Barasuara akan hadir bersama sejumlah nama lain seperti Tenxi X Dia, MALIQ & D'Essentials, Mahalini, Jason Ranti, Perunggu, MORFEM, dan Dialog Dini Hari.

Sementara itu, Lesti Kejora, Naykilla, dan Inul Daratista melengkapi komposisi penampil pada hari kedua dengan warna musik dan karakter panggung yang berbeda.

Pada hari terakhir, Pestapora menghadirkan kombinasi musisi dari berbagai era. Syahrini akan tampil bersama God Bless, Dewa 19 feat Ello, Tulus, Tipe-X Orcheska, J-Rocks, Armada, dan Project Pop.

Panggung lainnya akan diisi Sal Priadi, Salma Salsabil, Bernadya, For Revenge feat Tepe, NDX AKA, Adrian Khalif, dan Teenage Death Star. Ragam penampil tersebut menjadi bagian dari konsep Pestapora yang menggabungkan berbagai komunitas dan preferensi musik dalam satu festival.

Erwin Gutawa Orchestra Tampil Tiga Hari

Salah satu benang merah dalam penyelenggaraan Pestapora 2026 adalah kehadiran Erwin Gutawa Orchestra selama tiga hari. Namun, musisi yang berkolaborasi dengan orchestra tersebut akan berbeda setiap harinya.

Pada hari pertama, Erwin Gutawa Orchestra akan tampil bersama Ardhito Pramono dan Danilla. Kolaborasi kemudian berlanjut pada hari kedua dengan Fourtwnty dan ditutup bersama Afgan pada hari ketiga.

Penampilan Fourtwnty menjadi salah satu momen yang mendapat perhatian karena menandai kembalinya grup tersebut ke panggung setelah menjalani masa hiatus. Kehadiran mereka bersama Erwin Gutawa Orchestra menawarkan format pertunjukan yang berbeda dari penampilan reguler.

Selain musik, Pestapora juga memperluas format hiburan dengan menghadirkan panggung komedi. StandUpIndo dan Podkesmas Stage akan hadir selama tiga hari untuk melengkapi rangkaian aktivitas festival.

Dengan komposisi tersebut, Pestapora tidak hanya menempatkan musik sebagai pusat acara, tetapi juga memperluas pengalaman pengunjung melalui komunitas, kuliner, komedi, dan aktivitas berbagai brand partner.

Pengalaman di area festival juga menjadi bagian dari konsep Pestapora 2026. Simpati hadir sebagai title sponsor melalui tajuk Pestapora Pasti SIMPATI.

VP Brand and Marketing Communication Simpati Emir Gema Surya mengatakan keterlibatan brand dalam festival diarahkan untuk mengikuti kebiasaan pengunjung yang kini tidak hanya menikmati acara secara langsung, tetapi juga membagikan pengalaman melalui media digital.

“Menikmati festival Pestapora saat ini tidak berhenti di dalam area saja. Orang merekam, mengunggah, dan mengajak temannya ikut merasakan dari kejauhan. Kami ingin ada di momen-momen itu, bukan sekadar di logo, untuk itu kami menghadirkan juga pengalaman menonton festival dengan jaringan Telkomsel dan dapat menikmati keseruan di booth SIMPATI, Pasti Nyaman, Pasti Lancar, Pasti Untukmu," imbuhnya.

Tiket Pestapora 2026

Bagi pengunjung yang belum mendapatkan tiket, Pestapora 2026 masih menyediakan sejumlah kategori tiket dengan ketersediaan terbatas.

Daily Pass Early Entry dibanderol Rp250.000, belum termasuk pajak dan biaya layanan. Tiket tersebut tersedia untuk Day 1 melalui loket dan Day 3 melalui BRImo, sedangkan untuk hari lainnya tidak tersedia.

Sementara Daily Pass dibanderol Rp300.000, belum termasuk pajak dan biaya layanan. Tiket tersebut tersedia untuk Day 1 dan Day 3 melalui loket maupun BRImo.

Pengunjung diimbau membeli tiket melalui kanal resmi untuk menghindari risiko penipuan dan penggunaan tiket yang tidak sah.

Pestapora 2026 akan berlangsung selama tiga hari pada 25, 26, dan 27 September di Gambir Expo & Hall D2 JIEXPO Jakarta. Dengan 330 penampil dan 19 area pertunjukan, festival ini menawarkan rangkaian musik dan hiburan dalam satu lokasi.

Boss Creator sebagai penyelenggara membawa kembali konsep One Stop Celebration yang menjadi identitas Pestapora. Konsep tersebut menempatkan festival sebagai ruang pertemuan bagi musisi, penonton, komunitas, dan berbagai elemen industri kreatif.

Informasi mengenai pembagian penampil, jadwal, serta perkembangan terbaru Pestapora 2026 dapat diakses melalui akun media sosial @Pestapora dan @Boss.creator.

(tim)

No more pages