Logo Bloomberg Technoz

Empat Tahun Diajak Ucup, Syahrini Debut di Pestapora 2026

Muhammad Fikri
28 September 2026 02:00

Pestapora 2026 (M.Fikri/Bloomberg Technoz)
Pestapora 2026 (M.Fikri/Bloomberg Technoz)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Syahrini akhirnya tampil untuk pertama kalinya di Pestapora 2026. Debut tersebut berlangsung pada hari terakhir festival musik itu di Gambir Expo Kemayoran, Jakarta, Minggu (27/9/2026), setelah Festival Director Pestapora Kiki Aulia Ucup mengajaknya tampil selama sekitar empat tahun.

Kehadiran Syahrini menjadi salah satu sorotan dalam rangkaian penutupan Pestapora 2026. Penampilannya sekaligus menandai untuk pertama kalinya penyanyi tersebut masuk dalam jajaran pengisi festival yang berlangsung selama tiga hari tersebut.

Ajakan Ucup kepada Syahrini telah berlangsung selama beberapa tahun sebelum akhirnya terealisasi pada penyelenggaraan 2026. Penampilan perdana itu menambah warna pada komposisi musisi yang mengisi panggung hari terakhir Pestapora.

Syahrini tampil bersama sejumlah nama lain yang juga mengisi rangkaian hari terakhir. Tulus, God Bless, Dewa 19 feat. Ello, For Revenge feat. Tepe, Tipe-X Orcheska, Armada, NDX AKA, J-Rocks, dan Project Pop turut hadir di sejumlah panggung.

Debut Syahrini juga memperlihatkan karakter Pestapora yang mempertemukan musisi dari latar belakang dan generasi berbeda. Kehadirannya berada dalam satu rangkaian dengan musisi pop, rock, musik alternatif hingga format orkestra.

Festival Director Pestapora Kiki Aulia Ucup sebelumnya menjelaskan bahwa keberadaan berbagai karakter musisi merupakan bagian dari konsep festival. Pestapora dirancang tidak hanya sebagai rangkaian pertunjukan, tetapi juga sebagai ruang pertemuan musik, komunitas, dan kreativitas.

J-Rocks dan Project Pop Berbagi Perhatian Penonton

Selain debut Syahrini, persaingan perhatian penonton juga terlihat di antara sejumlah panggung pada hari terakhir. J-Rocks dan Project Pop misalnya, tampil hampir bersamaan di dua panggung berbeda.

J-Rocks tampil di Hingar Bingar Stage sekitar pukul 19.30 WIB. Sementara itu, Project Pop mengisi Boss Stage sekitar pukul 19.50 WIB, sehingga penonton yang ingin menyaksikan keduanya perlu berpindah panggung atau menentukan pertunjukan yang dipilih.

J-Rocks membawakan sejumlah lagu yang dikenal penggemarnya. Salah satunya adalah Ceria, yang menjadi bagian dari penampilan band pop rock tersebut di Hingar Bingar Stage.

Di waktu yang hampir bersamaan, Project Pop menghadirkan lagu-lagu populer mereka di Boss Stage. Salah satunya Pacarku Superstar, yang dinyanyikan bersama penonton sepanjang pertunjukan.

Project Pop juga membawakan Tataluan, Batal Kawin, Metal vs Dugem, dan Plis Plis Polisi. Lagu-lagu tersebut mengajak penonton dari berbagai generasi untuk bernyanyi dan bergoyang bersama.

Jadwal yang beririsan antara J-Rocks dan Project Pop menjadi salah satu gambaran pilihan hiburan yang tersedia di Pestapora. Penonton dapat menikmati musik pop rock di satu panggung sekaligus pertunjukan dengan karakter jenaka di panggung lainnya.

Pada hari terakhir, variasi penampil tidak hanya terlihat dari genre musik. Format kolaborasi juga menjadi bagian dari rangkaian acara, seperti Dewa 19 yang tampil bersama Ello dan For Revenge bersama Tepe.

Tipe-X hadir melalui format Tipe-X Orcheska, sementara God Bless dan Armada membawa karakter musik masing-masing. NDX AKA juga melengkapi deretan musisi yang tampil pada penutupan festival.

Komposisi tersebut membuat hari terakhir Pestapora menghadirkan pilihan pertunjukan yang beragam. Penonton dapat berpindah dari satu panggung ke panggung lain sesuai dengan musisi yang ingin disaksikan.

Bagi Syahrini, penampilan pada 2026 menjadi momen tersendiri karena baru kali ini dirinya hadir sebagai pengisi acara Pestapora. Proses menuju panggung tersebut berlangsung cukup panjang setelah Ucup mengajaknya tampil selama sekitar empat tahun.

"Tujuh tahun aku tidak menemui kalian, ini adalah panggung off air ku yang pertama, spesial malam ini datang untuk Pestapora. Aku tujuh tahun bukan menjaga jarak, tapi aku menjaga anak dan menjaga Reino Barack" ungkapnya.

Kehadiran Syahrini sekaligus memperluas daftar musisi yang pernah mengisi panggung festival tersebut. Pestapora mempertemukan nama-nama dari berbagai era dan skena musik dalam satu rangkaian pertunjukan.

Festival Director Pestapora Kiki Aulia Ucup menjelaskan bahwa Pestapora dirancang sebagai ruang yang mempertemukan musik, komunitas, dan kreativitas. Pengalaman yang dirasakan pengunjung menjadi salah satu elemen penting dalam perjalanan festival tersebut.

“Pestapora selalu kami bayangkan sebagai sebuah ruang yang hidup selama beberapa hari, namun memorinya bertahan hingga kapanpun. Di mana musik, komunitas, kreativitas, dan berbagai cerita bertemu dalam satu ruang. Setiap tahun kami belajar dari orang-orang yang datang dan menjadi bagian dari Pestapora. Karena pada akhirnya, festival ini bukan hanya tentang apa yang kami hadirkan, tapi juga tentang bagaimana pengalaman itu dirasakan dan dimaknai bersama,” ungkap Ucup.

Pestapora 2026 berlangsung pada 25 hingga 27 September di kawasan JIExpo Kemayoran, Jakarta. Selama tiga hari, festival menghadirkan musisi dari berbagai genre dan generasi di sejumlah panggung.