Logo Bloomberg Technoz

"Pergerakan indeks mendapat dorongan positif dari penguatan nilai tukar rupiah serta rilis data likuiditas perekonomian (M2) bulan Juli yang tumbuh solid," lanjut riset tersebut.

Sentimen positif juga datang dari pasar emas. Harga emas dunia menguat dan berada di level 4.661,60 per ons troi, sehingga turut memberikan sentimen bagi emiten sektor pertambangan.

Penguatan emas berlangsung di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik. Ketegangan di Timur Tengah kembali menjadi perhatian seiring rencana Amerika Serikat menjatuhkan sanksi ekonomi baru terhadap Iran. Potensi penutupan jalur perdagangan di Selat Hormuz serta keterlibatan Turki setelah serangan Israel ke wilayah Suriah turut memperkeruh situasi.

Konflik Rusia dan Ukraina yang belum mereda juga menambah ketidakpastian global. Kondisi tersebut dapat menjaga minat investor terhadap saham-saham yang memiliki eksposur besar terhadap emas.

Phintraco memperkirakan IHSG masih dapat mempertahankan momentum bullish pada perdagangan hari ini. Namun, potensi aksi profit taking perlu diantisipasi karena perdagangan berlangsung dalam pekan pendek.

"IHSG diperkirakan masih dapat mempertahankan pergerakan momentum bullish, meskipun para pelaku investor tetap perlu mengantisipasi potensi aksi profit taking mengingat perdagangan berada dalam pekan pendek ini," tulis Phintraco Sekuritas.bnb

Sementara itu, Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Nafan Aji Gusta juga melihat pergerakan IHSG masih menunjukkan sinyal positif. 

"Secara teknikal, pergerakan IHSG berhasil kembali membentuk formasi high terbaru berikutnya apalagi target sebenarnya dari “wave (v) / C” sudah tercapai," kata Nafan.

Namun, Mirae mencatat volume perdagangan mulai mengalami penurunan. Mirae menetapkan support IHSG di 6.454 dan 6.406, sedangkan resistance berada di 6.554 dan 6.616 untuk perdagangan hari ini.

(ain)

No more pages