Untuk perdagangan hari ini, BRI Danareksa Sekuritas menyebut fokus pasar tertuju pada hasil MSCI Annual Market Classification Review yang menentukan persepsi investor global terhadap pasar Indonesia. Hasilnya, MSCI memutuskan mempertahankan status Indonesia sebagai Emerging Market.
Keputusan tersebut sekaligus menghilangkan risiko jangka pendek berupa aksi jual paksa atau forced selling dari dana pasif global yang mengikuti indeks MSCI Emerging Markets.
Namun, MSCI belum sepenuhnya menutup proses evaluasi terhadap Indonesia. Penyedia indeks global tersebut masih menyoroti transparansi struktur kepemilikan saham, penentuan free float, serta indikasi perdagangan yang terkoordinasi yang dinilai memengaruhi tingkat investability pasar modal Indonesia.
MSCI juga menegaskan akan kembali mengevaluasi efektivitas reformasi yang dilakukan regulator pada November 2026.
“Secara teknikal, IHSG masih bergerak dalam fase konsolidasi dengan rentang support 6.070–5.930 dan resistance 6.300–6.350,” mengutip riset BRI Danareksa Sekuritas.
Saham-saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah OASA, RAJA, dan MBMA.
Yang juga jadi perhatian pasar, melansir Phintraco Sekuritas, jika tidak terlihat kemajuan yang signifikan pada saat kajian indeks pada November 2026, MSCI akan mempertimbangkan berbagai opsi untuk perlakuan yang tepat bagi pasar Indonesia, termasuk konsultasi reklasifikasi Indonesia menjadi Frontier Market.
“MSCI akan terus menilai cakupan, konsistensi, dan efektivitas berkelanjutan langkah-langkah tersebut dalam konteks penentuan free float dan penilaian kelayakan investasi yang lebih luas,” mengutip paparan Phintraco.
Top picks atau saham pilihan riset Phintraco adalah CUAN, ESSA, RAJA, BIPI, dan PTRO.
CGS International Sekuritas Indonesia memaparkan, melemahnya mayoritas bursa Wall Street, terkoreksinya harga komoditas, diperpanjangnya status penilaian pasar oleh MSCI hingga November, dan masih dibekukannya rebalancing MSCI diprediksi akan menjadi sentimen negatif di pasar.
“IHSG diprediksi akan melanjutkan pelemahannya dengan kisaran support 5.990–5.880 dan resistance 6.210–6.325,” tulis riset CGS International.
Saham-saham pilihan CGS meliputi meliputi saham BUMI, AALI, MBMA, ARCI, BRMS, dan WIIM.
Panin Sekuritas memproyeksikan IHSG berpotensi menguat, didorong oleh tensi geopolitik yang membaik, turunnya harga minyak, serta masih dijaganya status Indonesia di Emerging Market. Saham-saham pilihan Panin Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah KPIG, RATU, dan TLKM.
(fad/aji)




























