Kirab Budaya Proklamasi, Merawat Jejak Sejarah Kemerdekaan
Andrean Kristianto
17 August 2026 14:37
Bloomberg Technoz, Jakarta - Suasana peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia mulai terasa sejak Senin (17/8/2026) pagi. Dari kawasan Monumen Nasional (Monas), kirab budaya bergerak menuju Istana Merdeka, membawa dua benda yang menjadi simbol penting perjalanan bangsa: duplikat bendera Merah Putih dan naskah teks Proklamasi.
Keduanya diarak untuk digunakan dalam rangkaian Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.
Baca Juga
Prosesi diawali dengan penyerahan duplikat bendera Merah Putih dan naskah asli teks Proklamasi dari Kaskogartap I/Jakarta Brigjen TNI Fitriana Nur Heru Wibawa kepada Perwira Paspampres. Dari sana, kedua benda bersejarah tersebut diserahkan kepada Tim Purna Paskibraka Duta Pancasila di Ruang Kemerdekaan Monas.
Duplikat bendera Merah Putih kemudian dibawa Sultana Najwa, Purna Paskibraka 2025 yang mewakili Provinsi DKI Jakarta. Sementara naskah teks Proklamasi dibawa Aliah Sakira, Purna Paskibraka 2025 perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan.
Keduanya menempuh perjalanan menuju Istana Merdeka dengan menaiki Kereta Kencana Garuda Prabayaksa. Di sepanjang rute, suasana kirab semakin semarak oleh iring-iringan pasukan dengan berbagai formasi.
Sebanyak 45 pasukan motoris Polisi Militer mengawal perjalanan. Jumlah tersebut menjadi simbol tahun Proklamasi. Di belakangnya, 170 taruna dan taruni yang tergabung dalam Drum Corps Pelopor Cendrawasih Akademi Kepolisian ikut mengiringi rombongan dengan penampilan mereka.
Pasukan berkuda juga menjadi bagian dari kirab. Sebanyak 81 pasukan berkuda melambangkan usia kemerdekaan Indonesia tahun ini. Sementara itu, 17 pasukan berkuda merepresentasikan tanggal Proklamasi, delapan kuda menarik kereta kencana, dan delapan pasukan berkuda lainnya menjadi simbol bulan Proklamasi.
Keragaman Indonesia turut ditampilkan melalui 76 pasukan berpakaian Nusantara. Mereka mengenakan busana tradisional dari berbagai daerah, menghadirkan gambaran keberagaman budaya yang berpadu dalam satu perayaan kemerdekaan.
Dari Monas, rombongan kemudian bergerak menuju Istana Merdeka. Setibanya di lokasi, Tim Purna Paskibraka Duta Pancasila turun dari Kereta Kencana Garuda Prabayaksa.
Duplikat bendera Merah Putih dan naskah teks Proklamasi selanjutnya diserahkan untuk ditempatkan di meja mimbar kehormatan. Dari titik itu, kedua simbol kemerdekaan tersebut akan menjadi bagian dari prosesi Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi.
(dre/ros)





























