
Krisis Hormuz, Ujian Berat Fiskal RI
Yustinus Andri Dwi Putranto
10 April 2026 08:42

Artikel ini termasuk dalam Bloomberg Businessweek Indonesia Edisi April 2026
Bloomberg Businessweek Indonesia, Jakarta - Penutupan Selat Hormuz sebagai akibat langsung dari serangan Israel dan Amerika Serikat (AS) terhadap Iran akhir Februari lalu, telah memicu guncangan besar pada ketahanan energi global. Pasalnya, 20% pasokan minyak dunia melewati jalur perairan tersebut. Perusahaan asuransi menolak menanggung kapal-kapal pengangkut minyak dan LNG dunia melewati celah sepanjang 161 kilometer itu, hingga distribusi minyak global terganggu parah. Iran pada akhirnya hanya mengizinkan kapal dari negara-negara yang tak sebarisan dengan Israel dan AS, melintasinya.

Untuk membuka akses penuh Bloomberg Businessweek Indonesia, silahkan Login atau Register akun Bloomberg Technoz terlebih dahulu
(yan/bbw)











