
Revolusi Genomik & Risiko Kedaulatan Data Manusia RI
Dimas Jarot Bayu
10 April 2026 08:41

Artikel ini termasuk dalam Bloomberg Businessweek Indonesia Edisi April 2026
Bloomberg Businessweek Indonesia, Jakarta - Selama puluhan tahun, sistem kesehatan Indonesia terjebak dalam paradigma reaktif-kuratif. Rumah sakit lebih banyak disibukkan oleh penanganan pasien yang sudah jatuh sakit, ketimbang mencari akar mula mengapa suatu penyakit menyerang. Konsep pengobatan pun dilakukan dengan pendekatan satu ukuran untuk semua (one size fits all) di tengah keterbatasan teknologi dan infrastruktur. Padahal, setiap obat punya efek dan dosis yang berbeda tergantung dengan variasi genetik masing-masing individu.

Untuk membuka akses penuh Bloomberg Businessweek Indonesia, silahkan Login atau Register akun Bloomberg Technoz terlebih dahulu
(djb/bbw)











