Logo Bloomberg Technoz

“Perusahaan menyatakan dampak kejadian tersebut terhadap kegiatan operasional tidak signifikan. Dampak terhadap aspek hukum juga dinyatakan tidak signifikan,” tambah David.

Selain itu, dampak terhadap kondisi keuangan dan kelangsungan usaha juga dinyatakan tidak signifikan. Perseroan juga menyampaikan bahwa hingga tanggal keterbukaan tersebut tidak terdapat kejadian, informasi, atau fakta material lain yang belum diungkapkan.

Utang Bank Naik, Penjualan Turun

Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian per 30 September 2025, utang bank jangka pendek PT Satu Visi Putra Tbk (VISI) tercatat Rp67,94 miliar, meningkat sekitar 23% dari Rp55 miliar pada akhir 2024.

Di sisi kinerja operasional, penjualan neto VISI tercatat Rp250,08 miliar, turun 21,93% dari Rp320,33 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Beban pokok penjualan juga menurun menjadi Rp219,51 miliar dari Rp288,43 miliar. Laba kotor tercatat Rp30,57 miliar, dibandingkan Rp31,90 miliar pada 30 September 2024.

Laba sebelum pajak tercatat Rp3,42 miliar, naik dari Rp3,02 miliar. Setelah beban pajak Rp966,07 juta, laba periode berjalan sebesar Rp2,46 miliar, meningkat dari Rp2,36 miliar pada periode sebelumnya.Laba per saham dasar tercatat 0,799, naik dari 0,766.

Secara neraca, total aset per 30 September 2025 tercatat Rp293,79 miliar, sedikit meningkat dari Rp292,22 miliar per 31 Desember 2024. Kas dan setara kas naik menjadi Rp8,36 miliar dari Rp2,86 miliar.

Total liabilitas meningkat menjadi Rp108,31 miliar dari Rp106,12 miliar, sedangkan total ekuitas turun menjadi Rp185,48 miliar dari Rp186,10 miliar.

(dhf)

No more pages