“Aset program dana pensiun diperkirakan tumbuh 10% sampai 12% dan aset program penjaminan diperkirakan tumbuh 14%-16%,” kata dia.
Sementara itu, Kiki menambahkan, piutang pembiayaan perusahaan pembiayaan diproyeksikan tumbuh 6%-8% dibandingkan capaian tahun lalu.
Di sisi lain, konsumen aset keuangan digital dan aset kripto diperkirakan tumbuh 26% dibandingkan dengan pertumbuhan sepanjang 2025.
“Di pasar modal penghimpunan dana ditargetkan sebesar Rp250 triliun di tahun 2026,” tuturnya.
Sementara itu, permintaan skor kredit innovative credit scoring diperkirakan mencapai 200 juta permintaan. Selain itu, nilai transaksi aggregator diperkirakan tumbuh Rp27 triliun.
“Kita mengharapkan sinergi dan memberikan yang terbaik untuk pertumbuhan ekonomi di 2026,” kata dia.
(naw)



























