Berdasarkan data Bloomberg, kenaikan IHSG merupakan efek langsung dari kenaikan sejumlah saham potensial terutama saham BBCA dan saham BBRI yang mendorong melesatnya IHSG keseluruhan.
Saham Bank BCA berhasil menguat 150 poin atau mencapai kenaikan 1,73% ke level Rp8.775/saham usai sebanyak 110 juta saham ditransaksikan. Adapun nilai transaksi saham BBCA hari ini mencapai Rp966 miliar.
Yang juga sama potensialnya, saham BBRI berhasil menguat 60 poin atau mencapai kenaikan 1,61% ke level Rp3.780/saham usai sebanyak 281 juta saham ditransaksikan. Adapun nilai transaksi saham Bank BRI hari ini mencapai Rp1,07 triliun.
Adapun saham-saham keuangan perbankan Big Caps lain juga mendukung IHSG i.a., saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) melesat setinggi 2,13%, dan juga saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) menguat 1,97%.
Lebih tinggi, saham PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) melesat 6,81%, saham PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) melejit 5,22%. Hingga saham PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) menguat 4,51%.
Saham-saham LQ45 juga melaju kencang antara lain, saham PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA) melesat 8,06%, dan saham PT Ciputra Development Tbk (CTRA) terbang 7,95%.
Saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) terapresiasi 5,86%, dan saham PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) mencatat kenaikan 5,48%.
Tren positif juga terjadi pada saham LQ45 berikut, saham PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) menguat 4,55%, saham PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) dengan kenaikan 4,08%. Saham PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) terapresiasi 3,28%.
Adapun Bursa Saham Asia juga kompak melesat pada perdagangan hari ini. Indeks KOSPI melesat setinggi 2,96%, Hang Seng Hong Kong mencatat penguatan 2,06%, Shenzhen Comp. China menguat 1,79%, Shanghai Comp. China terapresiasi 1,15%, CSI 300 China terbang 1,2%, Ho Chi Minh Stock Vietnam menguat 0,63%, dan S&P SENSEX India menghijau 0,23%.
(fad/wep)



























