Ia menambahkan, sinergi antaranggota Holding Ultra Mikro, terutama dalam transformasi digital, telah memperluas jangkauan layanan keuangan hingga ke daerah-daerah terpencil. Hal ini memungkinkan lebih banyak perempuan Indonesia untuk mengakses layanan keuangan yang sebelumnya sulit dijangkau.
Program pemberdayaan perempuan yang dijalankan juga mengacu pada prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance), sebagai bagian dari strategi BRI Group dalam membangun bisnis yang berkelanjutan dan bertanggung jawab.
“Melalui semangat Kartini, BRI Group akan terus melanjutkan peran strategisnya dalam membuka akses keuangan seluas-luasnya bagi seluruh masyarakat, utamanya perempuan, demi mewujudkan Indonesia yang lebih sejahtera dan setara,” pungkas Hendy.
(tim)






























