Panitia pelantikan mengumpulkan uang untuk membiayai resepsi, pesta, dan acara lainnya sebelum dan sesudah upacara resmi. Panitia tidak wajib mengungkapkan bagaimana mereka menghabiskan uang tersebut hingga tahun depan.
Banyak pemimpin perusahaan secara terbuka mendukung setelah ia memenangkan Pilpres tahun 2024, pembalikan tajam dari kekalahannya tahun 2020, saat para eksekutif sebagian besar menjauhkan diri dari Trump setelah para pendukungnya menyerang Gedung Kongres AS berusaha membatalkan kekalahannya.
Para CEO perusahaan terkemuka, termasuk Tim Cook dari Apple Inc dan Mark Zuckerberg dari Meta Platforms Inc, pendiri Amazon.com Inc Jeff Bezos, dan Sundar Pichai dari Alphabet Inc, telah berusaha mendekati Trump saat ia kembali ke Gedung Putih. Kuartet ini termasuk di antara mereka yang menduduki posisi penting pada pelantikan Trump.
Beberapa donatur terbesar akan terdampak oleh tarif Trump dan perang dagang dengan China. Nvidia, yang menyumbang US$1 juta, akan menanggung kerugian US$5,5 miliar akibat keputusan pemerintah AS melarang perusahaan menjual cip H20 ke China. Trump beralasan khawatir produk, yang dirancang untuk mematuhi larangan AS sebelumnya, bisa digunakan untuk membuat superkomputer.
Peritel seperti Target dan produsen mobil seperti Hyundai dan Toyota, di mana anak perusahaannya di AS berdonasi sebesar US$1 juta, juga bisa terkena dampak dari biaya tambahan yang dikenakan pada impor AS.
Para donatur industri kripto, yang menilai Trump dengan antusias merangkul aset digital, juga memberikan sumbangan besar. Ripple Labs merupakan kontributor terbesar kedua bagi komite tersebut, di mana menyumbang US$4,9 juta.
Coinbase Inc, Crypto.com, Galaxy Digital, Paradigm, dan Payward Inc, yang lebih dikenal dengan nama Kraken, masing-masing menyumbang US$1 juta. Robinhood Markets Inc, yang menawarkan platform perdagangan untuk mata uang digital, berdonasi US$2 juta.
Produsen unggas Pilgrim's Pride Corp menyumbangkan US$5 juta, yang merupakan sumbangan terbesar bagi komite tersebut. Menurut dokumen pengajuan tersebut, ada lebih dari 140 donatur yang menyumbang US$1 juta atau lebih.
Hukum federal mengizinkan panitia pelantikan menentukan aturan sendiri tentang siapa yang boleh menyumbang dan berapa banyak. Namun, sumbangan dari warga negara asing dan perusahaan asing dilarang.
Panitia pelantikan Trump tidak diharuskan untuk mengungkapkan bagaimana mereka membelanjakan uang tersebut atau sisa dana di rekening banknya. Mereka harus melaporkan jumlah tersebut kepada Internal Revenue Service dalam laporan pajak mereka, yang tidak akan diajukan hingga tahun 2026.
(bbn)































