Apple menawarkan aplikasi Maps-nya di sebagian besar perangkatnya, termasuk iPhone, iPad, dan Mac, dan baru-baru ini meluncurkan versi web untuk mengalahkan Google Maps.
Anggota parlemen dari Partai Republik memuji langkah Google yang mematuhi perintah Trump dan dengan cepat mengecam Apple karena tidak segera mengikuti perintah tersebut.
Perwakilan AS Greg Steube pada Selasa sebelumnya menulis di Facebook bahwa Apple "masih tersesat di lautan."
Sejak kemenangan Trump pada November tahun lalu, para eksekutif teknologi, seperti CEO Apple, Tim Cook dan CEO Alphabet, Sundar Pichai hadir bersama Trump di berbagai acara, termasuk pelantikannya.
Banyak pengguna bereaksi negatif atas keputusan Google tersebut. Mereka mengatakan bahwa raksasa pencarian tersebut telah menyerah pada pemerintahan yang baru.
Meksiko juga mengkritik keputusan tersebut, mengatakan bahwa AS tidak dapat memutuskan sendiri untuk mengganti nama sebuah perairan yang menyentuh kedua negara.
(bbn)
































