Logo Bloomberg Technoz

Devisa Rp200 T 'Bocor' Karena 2 Juta Warga Berobat ke Luar Negeri

Pramesti Regita Cindy
21 October 2026 17:00

Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto (Bloomberg Technoz/Merinda)
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto (Bloomberg Technoz/Merinda)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto membeberkan adanya kebocoran devisa negara hinga Rp200 triliun setiap tahunnya lantaran dua juta warga negara indonesia atau WNI memilih untuk berobat ke luar negeri.

Hal tersebut disampaikan Airlangga dalam Rakernas Rakor Dukungan K/L Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Triwulan III di Jakarta, Rabu (21/10/2026). 

"Jadi saya ulangi, potensi devisa dari sektor kesehatan jumlah warga yang berobat ke luar negeri termasuk Singapura, Penang [Malysia] dan yang lain itu sekitar 2 juta orang dan biaya yang dibayarkan sekitar Rp200 triliun," ujar Airlangga.


Untuk itu, Airlangga mendorong KEK di sektor kesehatan dan pariwisata untuk meningkatkan penerimaan devisa sekaligus mengurangi pengeluaran masyarakat Indonesia di luar negeri.

Kata dia pemerintah saat ini memfokuskan pengembangan KEK kesehatan di dua lokasi strategis yakni  Sanur di Bali dan Pulau Batam di Kepulauan Riau.