Logo Bloomberg Technoz

Bloomberg Businessweek Indonesia

Langka dan Berat, Vonis 'Standalone' Bisa Picu Outflow Rp132 triliun

Ruisa Khoiriyah
16 October 2026 08:53

Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (4/6/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (4/6/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Businessweek Indonesia, Jakarta - Pengumuman MSCI Inc., tentang pertimbangan menurunkan klasifikasi pasar saham Indonesia ke level Standalone Market dari posisi saat ini masih di Emerging Market, dalam pandangan pelaku pasar bila benar akan terjadi maka akan menjadi hal yang luar biasa langka dan sebuah tindakan berat.

Langkah menurunkan sebuah negara dari Emerging Market tanpa melalui 'turun kelas' dulu ke Frontier Market menjadi hal yang tak biasa walau pernah dilakukan oleh MSCI sebelumnya, menurut Managing Director Samuel Sekuritas Harry Su pada Bloomberg Businessweek Indonesia, Jumat pagi (16/10/2026).


(rui/bbw)