Logo Bloomberg Technoz

BUMN ENERGI

Punya Dirut Baru, PLN Didorong Fokus ke 3 Agenda Prioritas

Sabrina Mulia Rhamadanty
16 October 2026 11:30

(Dok. PLN)
(Dok. PLN)

Bloomberg  Technoz, Jakarta – Institute for Essential Services Reform (IESR) mendorong tiga agenda prioritas utama bagi kepemimpinan baru PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN di bawah Suroso Isnandar, usai resmi menggantikan Darmawan Prasodjo.  

CEO IESR Fabby Tumiwa mengatakan prioritas pertama PLN harus menitikberatkan pada pemulihan keandalan sistem dan perbaikan efisiensi operasional secara menyeluruh.

“PLN perlu melakukan audit menyeluruh terhadap kondisi pembangkit dan jaringan, mengevaluasi kontrak pembelian listrik, serta memperkuat manajemen risiko,” ungkap Fabby saat dihubungi Bloomberg Technoz, Jumat (16/10/2026).


Hal ini mencakup pelaksanaan audit komprehensif terhadap infrastruktur pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) maupun pembangkit lainnya serta keandalan jaringan transmisi dan distribusi. 

Pembangkit Listrik PLN (Dok web.pln.co.id)

Selain itu, PLN dituntut merevisi kontrak power purchase agreement (PPA) atau Perjanjian Jual Beli Listrik (PJBL) bersama para peladen listrik swasta atau independent power producer (IPP) untuk menekan kelebihan kapasitas pasokan, sembari memperkuat mitigasi risiko infrastruktur akibat dinamika iklim.