Logo Bloomberg Technoz

Ancaman MSCI Berpotensi Perparah Pelarian Modal Asing dari RI

News
16 October 2026 12:15

Suasana perdagangan di bursa saham. dok: Bloomberg
Suasana perdagangan di bursa saham. dok: Bloomberg

Bernadette Toh - Bloomberg News

Bloomberg, Bursa saham Indonesia diperkirakan masih akan mengalami arus dana keluar seiring meningkatnya risiko dikeluarkan dari indeks saham global menyusul usulan terbaru MSCI Inc untuk menurunkan klasifikasi pasar Indonesia, menurut analis dan investor.

MSCI menyatakan Indonesia tidak lagi memenuhi kriteria sebagai emerging market dan sedang meminta masukan terkait usulan untuk mengklasifikasikan Indonesia sebagai standalone market. Berdasarkan perkiraan sebelumnya mengenai kemungkinan penurunan status menjadi frontier market, Indonesia berpotensi mengalami tambahan arus dana keluar pasif sekitar US$5 miliar dari dana yang mengikuti indeks MSCI. Arus keluar tambahan sebesar US$3,5 miliar juga dapat terjadi jika FTSE Russell mengambil langkah serupa, menurut analis Goldman Sachs pada Juni.


Usulan tersebut menambah tekanan terhadap pasar yang sebelumnya telah terpukul oleh kekhawatiran mengenai kemudahan investasi dan ketidakpastian kebijakan di bawah Presiden Prabowo Subianto. Saham Indonesia telah anjlok lebih dari 39%, menjadikannya pasar saham dengan kinerja terburuk di dunia sepanjang tahun ini.

“MSCI telah mengubah arah pembicaraan,” kata Hui Ling Loh, direktur pelaksana ACG Management Pte. “Penjualan sebagai reaksi spontan pasti akan terjadi.”