Ia menambahkan penyaluran beras SPHP hingga saat ini sudah mencapai hampir 400 ribu ton. Untuk wilayah DKI Jakarta, realisasi penyaluran ke retail modern mencapai sekitar 26.071 ton atau 16,9% dari total distribusi.
“Target kami 6 ribu ton SPHP per hari siap digelontorkan ke pasar. Selain SPHP, Bulog juga menyalurkan beras bantuan pangan dan beras komersial premium untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” jelasnya.
Rizal menyebutkan Bulog juga sedang menunggu penugasan resmi terkait program bantuan pangan selama empat bulan ke depan. Program ini ditargetkan menyalurkan hingga 1,3 juta ton beras.
Selain itu, Bulog menyiapkan stok khusus untuk penanganan bencana, seperti yang dilakukan saat banjir di Bali. Cadangan Beras Pemerintah (CBP) per hari ini tercatat masih sekitar 39 ribu ton.
“Kami jamin beras yang disalurkan sehat, bersih, tidak berkutu, dan terjaga kualitasnya. Sistem pengelolaan gudang kami menerapkan prinsip first in, first out, dengan seleksi tambahan untuk memastikan mutu tetap terjaga,” tegas Rizal.
Dengan stok yang cukup, distribusi yang lancar, serta harga yang sesuai HET, Bulog menegaskan pasokan beras bagi masyarakat tetap aman.
(ain)



























