Laba Bersih Dharma Polimetal (DRMA) 2024 Rp579 M, Merosot 5,4%
Recha Tiara Dermawan
07 March 2025 10:40

Bloomberg Technoz, Jakarta - Perusahaan komponen kendaraan hingga alat listrik, PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) atau Dharma Group mencetak laba bersih Rp579 miliar sepanjang tahun 2024, atau menurun 5,4% dibanding laba bersih Rp612 miliar pada 2023.
Dalam laporan keuangan 2024 yang disampaikan pada Kamis (6/3/2025), perusahaan mencatat penurunan penjualan bersih 0,6% dari Rp5,54 triliun menjadi Rp5,51 triliun. Penjualan DRMA sebagian besar didominasi oleh segmen domestik, yang menyumbang 99,7% dari total penjualan, sementara ekspor hanya menyumbang 0,3%.
"PT Astra Honda Motor menjadi pelanggan terbesar, dengan nilai transaksi mencapai Rp2,76 triliun atau sekitar 50,2% dari total penjualan," demikian tercantum dalam laporan keuangan 2024, dikutip Jumat (7/3/2025).
Di sisi beban, beban pokok pendapatan turun 1,4% dari Rp4,57 triliun menjadi Rp4,50 triliun, sehingga laba bruto naik 3% menjadi Rp1 triliun. Hal ini membuat margin laba kotor meningkat dari 17,5% menjadi 18,2%. Namun, beban usaha naik signifikan – didorong oleh kenaikan beban penjualan dan pemasaran sebesar 6,7%, beban umum dan administrasi sebesar 5,8%, serta penurunan pendapatan dari operasi lain-lain sebesar 39%.
Hal ini menyebabkan laba usaha turun 4,1% menjadi Rp769 miliar. Setelah dikurangi komponen keuangan dan pajak, laba bersih akhir tercatat Rp579 miliar dengan margin bersih sebesar 10,4%.
































