KOMODITAS TAMBANG
RI Impor 13,41 Juta Ton Nikel Filipina hingga Agustus, Naik 65%
Azura Yumna Ramadani Purnama
06 October 2026 16:30

Bloomberg Technoz, Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat impor bijih nikel dari Filipina sepanjang Januari hingga Agustus 2026 mencapai 13,52 juta metrik ton, atau naik 65,69% jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu sejumlah 8,16 juta metrik ton.
Impor bijih nikel yang tercatat dalam kode HS 26040000 (ore nickel and concentrates) tercatat paling banyak masuk ke wilayah Weda, Maluku Utara dengan volume sekitar 7,8 juta metrik ton.
Kemudian, impor bijih nikel dari Filipina yang masuk ke Morowali tercatat sekitar 3,23 juta metrik ton pada Januari hingga Agustus 2026.
Selain itu, bijih nikel impor dari Filipina masuk ke Kendari mencapai 1,35 juta metrik ton pada Januari—Agustus 2026.
Selanjutnya, bijih nikel dari Filipina sepanjang Januari—Agustus 2026 sejumlah 713.191 metrik ton masuk ke wilayah Kolonodale.






























