Selanjutnya, suku bunga tertimbang kredit rupiah juga melanjutkan peningkatan dari bulan sebelumnya, dengan kenaikan sebesar 3 bps mtm.
“Perlu disampaikan bahwa suku bunga pada masing-masing bank akan bergantung pada strategi dan struktur biaya masing-masing bank, terutama terkait dengan biaya dana atau cost of fund (CoF),” katanya.
Dian mengatakan bahwa dinamika global saat ini, termasuk tren suku bunga acuan yang cenderung meningkat, menciptakan tantangan bagi industri perbankan.
OJK juga mengimbau perbankan untuk melakukan pengelolaan dana secara lebih prudent dan secara bertahap menyesuaikan suku bunga dengan memperhatikan kondisi likuiditas, struktur pendanaan, biaya dana, dan keberlanjutan fungsi intermediasi, agar tetap sejalan dengan kondisi pasar dan rasio keuangan yang sehat.
(ell)




























