Persiapan IPO Anthropic ini terjadi di tengah pernyataan CEO OpenAI Inc. Sam Altman, CEO Anthropic Dario Amodei, dan Elon Musk pada hari Sabtu yang sama-sama menyuarakan perlunya memperlambat pengembangan kecerdasan buatan (AI) karena meningkatnya risiko dari teknologi tersebut.
Sam Altman mengatakan kepada Fortune dalam sebuah wawancara bahwa perusahaannya tidak akan go public tahun ini, dengan alasan masalah keamanan.
Anthropic dijadwalkan menyelesaikan fasilitas kredit bergulir senilai US$15 miliar pada awal bulan ini, demikian dilaporkan Bloomberg News.
Persaingan di sektor AI telah memicu lonjakan di pasar penawaran umum perdana (IPO), dengan pencatatan saham di AS tahun ini berhasil mengumpulkan dana US$160,6 miliar, tidak termasuk perusahaan cek kosong dan instrumen keuangan lainnya, menurut data yang dihimpun oleh Bloomberg.
Data tersebut menunjukkan bahwa angka tersebut merupakan jumlah dana terbesar yang terkumpul dalam setahun sejak 2021.
Anthropic diperkirakan akan menghasilkan pendapatan tahunan lebih dari US$65 miliar (sekitar Rp1.144 triliun) berdasarkan kinerjanya saat ini, naik lebih dari tujuh kali lipat dibandingkan laju pertumbuhannya pada akhir tahun lalu, demikian dilaporkan Bloomberg News.
(bbn)


























