Logo Bloomberg Technoz

Sesi I

Diperberat Saham BYAN, IHSG Terpeleset ke Zona Merah

Muhammad Julian Fadli
31 August 2026 13:31

Pengunjung di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (28/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pengunjung di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (28/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan Sesi I, Senin (31/8/2026), tergelincir ke zona merah imbas tertekan pelemahan sejumlah saham–saham berbobot besar terhadap Indeks Komposit. Saham BYAN misalnya.

Pada jeda perdagangan Sesi I, IHSG flat, dan stagnan dengan penurunan tipis 0,01% di posisi 6.517 dibanding dengan penutupan hari sebelumnya.

IHSG Penutupan Sesi I pada Senin 31 Agustus 2026 (Bloomberg)

Sepanjang perdagangan pagi hingga siang hari ini, IHSG berfluktuatif dengan sempat mencatatkan diri di zona hijau sesaat, dan kembali menuju zona merah pada pagi–siang tadi, dengan rentang 6.525 sampai dengan terlemahnya 6.476.


Data Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan nilai perdagangan berhasil mencapai double digit, menyentuh Rp10,32 triliun dari sejumlah 26,36 miliar saham yang ditransaksikan. Dengan frekuensi yang terjadi 1,39 juta kali jual–beli.

Tercatat masih ada penguatan 392 saham, dan sebanyak–banyaknya 229 saham terjadi pelemahan. Sisanya 166 saham stagnan.