Logo Bloomberg Technoz

Blokir Akun IG Anti Pemerintah AS, Induk Facebook Ungkap Alasan

Redaksi
21 October 2026 10:03

Platform media sosial Facebook dan Instagram milik Meta Platforms. dok: Bloomberg
Platform media sosial Facebook dan Instagram milik Meta Platforms. dok: Bloomberg

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kasus pemblokiran sementara atau penangguhan akun Instagram No Kings Coalition, efek dari demonstrasi anti pemerintahan AS di era rezim Donald Trump dan berupaya menggalang partisipasi pemungutan suara awal menjelang pemilihan sela 3 November, erat kaitannya kesalahan sistem keamanan dalam mendeteksi.

“Kami ingin menegaskan kembali permintaan maaf kami yang tulus atas kesalahan ini,” kata VP Meta, Andy Stone.

Claude dari Anthropic. dok: Bloomberg

Raksasa media sosial Meta Platforms Inc. meminta maaf atas kekeliruan yang dipicu pula oleh AI Claude, dimana alat ini mengakses profil, unggahan, dan tagar dengan kecepatan sekitar empat kali lipat dari biasanya dalam lonjakan intens pada akhir pekan lalu, timpal Stone


Andy memberi penjelasan lebih rinci  bahwa “permintaan yang sekejap datang, dengan volume tinggi, dan beruntun dalam waktu singkat ini, menyerupai traffic otomatis dari bot, bukan aktivitas browsing  manusia biasa di sistem kami,” kata Stone.

Mengaku keliru, Meta menyatakan idealnya kun tersebut seharusnya tidak dihapus, sehingga akun tersebut dipulihkan, meskipun butuh waktu lebih lama untuk mengembalikan akses administratif.