Logo Bloomberg Technoz

Penyebab IHSG Turun 1% Lebih Usai Dibuka Naik

Hidayat Setiaji
21 October 2026 10:25

Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (14/8/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (14/8/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali terseret ke zona merah. Padahal Indeks mengawali hari di jalur hijau.

Pada Rabu (21/10/2026), IHSG tercatat 5.195,96 pukul 10:07 WIB. Melemah 1,57% dibandingkan penutupan kemarin.

Kala pembukaan pasar, IHSG berada di posisi 5.310,85. Naik 0,61% dari penutupan perdagangan kemarin.


Saham-saham sektor perindustrian, energi, industri dasar, transportasi, dan teknologi menjadi pemberat laju IHSG. Sektor tersebut terpangkas masing-masing 2,43%, 2,18%, 1,68%, 1,56%, dan 1,03%.

Mengutip riset Mirae Asset Sekuritas Indonesia, kemarin IHSG melesat dengan kenaikan mencapai hampir 6%. Lonjakan itu terjadi setelah Indeks sempat anjlok lebih dari 14% dalam dua hari.