BI Dorong Transaksi Mata Uang Lokal Saat Kondisi Global Tak Pasti
Muhammad Fikri
18 October 2026 14:30

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bank Indonesia (BI) mendorong perluasan penggunaan mata uang lokal atau local currency transaction (LCT) dalam perdagangan dan investasi untuk memperkuat ketahanan ekonomi kawasan di tengah ketidakpastian global.
Gubernur BI Destry Damayanti menyampaikan hal tersebut dalam rangkaian Pertemuan Tahunan International Monetary Fund (IMF) dan World Bank pada 12-18 Oktober 2026 di Bangkok, Thailand. Delegasi Indonesia dalam pertemuan tersebut dipimpin Destry bersama Menteri Keuangan Suahasil Nazara.
Berdasarkan keterangan resmi BI yang dipublikasikan pada Minggu (18/10/2026), perekonomian global masih menunjukkan ketahanan di tengah ketidakpastian yang dipicu ketegangan geopolitik, fragmentasi perdagangan, ancaman siber, hingga risiko gejolak pasar keuangan.
BI menilai penggunaan mata uang lokal dapat mengurangi ketergantungan pada mata uang negara ketiga sekaligus menekan paparan terhadap gejolak nilai tukar global. Dengan demikian, perluasan transaksi mata uang lokal diharapkan dapat memperkuat ketahanan ekonomi kawasan menghadapi tekanan eksternal.
Selain LCT, BI juga menyoroti pentingnya pengembangan sistem keuangan digital yang inovatif dan tepercaya. Destry mengapresiasi capaian Presidensi G20 dalam memperjelas standar hukum dan regulasi bagi inovasi keuangan digital agar pengembangannya tetap memperhatikan perlindungan konsumen, stabilitas keuangan, dan integritas pasar.




























