Logo Bloomberg Technoz

5 Sentilan MSCI untuk OJK-BEI

Redaksi
16 October 2026 16:10

Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Penyedia indeks global MSCI membuka konsultasi reklasifikasi indeks saham Indonesia dari status emerging market menjadi standalone.

MSCI belum menilai benah-benah transparansi saham Indonesia optimal memperbaiki struktur perdagangan hingga kepemilikan saham di bursa.

Padahal, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) telah melakukan agenda reformasi pasar modal sejak awal tahun ini.


“Meski reformasi telah diumumkan, kekhawatiran signifikan masih ada terkait disfungsi pasar, termasuk dugaan perilaku perdagangan terkoordinasi yang terus berlanjut dan tidak adanya bukti penegakan aturan yang berarti,” dikutip dari keterangan resmi MSCI, Jumat (16/10/2026).

Konsultasi terhadap Indonesia dilakukan setelah MSCI mendapati sejumlah pelaku pasar menyampaikan kekhawatiran terhadap pasar saham, termasuk kurangnya transparansi struktur kepemilikan saham dan dugaan perilaku perdagangan yang terkoordinasi.