LOGAM DASAR
Data Center Berbasis AI Jadi Pendorong Baru Permintaan Tembaga
Sabrina Mulia Rhamadanty
15 October 2026 12:10

Bloomberg Technoz, Jakarta – Pembangunan infrastruktur kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) resmi muncul sebagai pilar pendorong baru bagi permintaan tembaga di tingkat global.
Karakteristik konduktivitas listrik dan termal tembaga yang tidak tertandingi memungkinkan pusat data (data center) mendistribusikan daya serta mengelola panas secara efisien sekaligus meminimalkan kehilangan energi (resistive losses).
BMI, lengan riset Fitch Solutions, mengungkapkan ekspansi fasilitas pusat data berbasis AI ini akan menyuntikkan lonjakan konsumsi logam merah secara signifikan di tengah arus elektrifikasi global.
"Pembangunan infrastruktur AI muncul sebagai pilar permintaan baru yang sangat krusial," kata BMI Research dalam laporannya pekan ini.
Kebutuhan tembaga pada sektor pusat data tercatat sangat masif. Menurut data Copper Development Association, setiap megawatt (MW) daya terpasang pada pusat data memerlukan volume tembaga yang sangat besar untuk sistem distribusi daya (busbar, konektor), pembumian (grounding), interkoneksi, hingga sistem pendingin.






























