Logo Bloomberg Technoz

BGN Tutup Permanen 2 SPPG di Jateng, 4.965 Orang Terdampak

Dinda D
14 October 2026 14:05

Kepala BGN, Sudaryono melakukan sidak ke beberapa SPPG. (Dok. Badan Gizi Nasional)
Kepala BGN, Sudaryono melakukan sidak ke beberapa SPPG. (Dok. Badan Gizi Nasional)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan operasional dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jawa Tengah secara permanen. Kebijakan ini berdampak pada 4.965 penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Deputi Pemantauan dan Pengawasan BGN, Ketut Sumedana, mengatakan penerima manfaat dari kedua SPPG tersebut akan dialihkan ke SPPG terdekat yang memenuhi persyaratan.

“Dari kedua SPPG yang ditutup secara permanen, total penerima manfaat yang terdampak adalah 4.965 orang dan akan dialihkan layanannya kepada SPPG terdekat yang memenuhi syarat,” ungkap Ketut, Selasa (13/10).


Dua SPPG yang ditutup adalah SPPG Kota Semarang Timur Karangturi di Kota Semarang, yang dikelola Yayasan Putra Maju Mapan Mandiri dan melayani 2.370 penerima manfaat, serta SPPG Batang-Batang Bawang di Kabupaten Batang, yang dikelola Yayasan Bela Batang Sejahtera dan melayani 2.595 penerima manfaat.

Ilustrasi petugas menyiapkan paket makanan bergizi gratis (MBG) di SPPG. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Ketut menjelaskan, penutupan permanen dilakukan karena kedua SPPG telah berhenti beroperasi lebih dari 30 hari tanpa memperoleh rekomendasi untuk kembali beroperasi. Selain itu, ditemukan kondisi yang membahayakan kesehatan dan keselamatan lebih dari 500 penerima manfaat, dengan proses pelaporan yang berlangsung lebih dari tujuh hari.