Logo Bloomberg Technoz

Penyebab IHSG Ditutup Melemah ‘Cuma’ 0,17%

Muhammad Julian Fadli
13 October 2026 17:15

Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (26/11/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (26/11/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya ditutup melemah 10,17 poin (0,17%) di posisi 5.925 pada penutupan perdagangan Selasa (13/10/2026). Adapun IHSG sempat mencatatkan pelemahan hingga 2% pada perdagangan pagi hari tadi.

IHSG bergabung dengan Bursa Saham Asia lainnya yang juga melemah. KOSPI (Korea), Weighted Index (Taiwan), NIKKEI 225 (Jepang), KOSDAQ (Korea), PSEi (Filipina), CSI 300 (China), dan Ho Chi Minh Stock (Vietnam), yang melemah pada perdagangan siang hari ini.

Jadi biarpun merah, IHSG masih berhasil menjadi yang terbaik di Bursa Asia.


Posisi terendah IHSG sepanjang hari sempat menyentuh 5.828 sedang tertingginya mencapai 5.930. Volume perdagangan melibatkan 36,51 miliar saham. Dengan nilai perdagangan Rp10,74 triliun, dan frekuensi 1,47 juta kali diperjualbelikan.

IHSG Penutupan Sesi II pada Selasa 13 Oktober 2026 (Bloomberg)

Tercatat ada pelemahan 290 saham, dan sebanyak–banyaknya 336 saham terjadi penguatan. Sisanya 168 saham stagnan.