Logo Bloomberg Technoz

Wamenkeu Juda Beber Alasan RI Butuh Kejar Ekonomi 8%

Pramesti Regita Cindy
13 October 2026 19:10

Wakil Menteri Keuangan, Juda Agung saat POV Talks Bloomberg Technoz di Jakarta, Senin (18/5/2026). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)
Wakil Menteri Keuangan, Juda Agung saat POV Talks Bloomberg Technoz di Jakarta, Senin (18/5/2026). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Wakil Menteri Keuangan Juda Agung menilai Indonesia perlu mengejar pertumbuhan ekonomi hingga 8%. Menurutnya hal ini dilakukan sebagai upaya untuk memanfaatkan momentum demografi yang terjadi saat ini. 

Sebab menurutnya, Indonesia hanya memiliki waktu 10-15 tahun ke depan untuk mengoptimalkan bonus demografi tersebut. 

Menurut Juda, Indonesia saat ini masih berada dalam periode emas demografi (golden period), ketika jumlah penduduk usia produktif relatif besar dibandingkan penduduk usia nonproduktif. 


Momentum tersebut perlu dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas tenaga kerja dan memperkuat daya saing perusahaan Indonesia di pasar global.

"Tapi tentu saja bonus demografi ini tidak otomatis menjadi bonus ekonomi. Penduduk usia produktif yang besar hanya akan menjadi keunggulan jika mereka memiliki pendidikan, keterampilan, kesehatan, dan kesempatan kerja yang memadai," kata Juda dalam acara Prasasti Indonesia Policy Forum 2026 di Jakarta, Selasa (13/10/2026).