Logo Bloomberg Technoz

Wamenkeu: RI Manfaatkan AI Incar Pajak Orang Kaya

Pramesti Regita Cindy
13 October 2026 16:40

Ilustrasi Pajak (Envato)
Ilustrasi Pajak (Envato)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Wakil Menteri Keuangan Nurkholisoh Ibnu Aman mengungkapkan pentingnya pemanfaatan serta pengembangan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) untuk mendeteksi data perpajakan. 

Salah satu sorotan pengembangan AI yang disebutkannya yakni digunakan untuk memantau kelompok wajib pajak berpenghasilan tinggi atau high-net-worth individuals (HNWI). 

Lewat teknologi tersebut, pemerintah dapat memantau perubahan kepemilikan aset, transaksi saham, hingga aktivitas perusahaan yang berkaitan dengan wajib pajak sebagai upaya untuk mengoptimalkan penerimaan pajak.


Ibnu mengatakan, pengembangan tersebut kini telah memasuki tahap akhir untuk nantinya diintegrasikan ke dalam dasbor pemantauan individu wajib pajak.

"Kami sedang mengembangkan dasbor yang menampilkan informasi mengenai individu tersebut, keluarganya, perusahaan-perusahaan yang dimilikinya, aset-asetnya, serta bagaimana semua hal tersebut saling terhubung satu sama lain," kata Ibnu dalam The 7th Belt and Road Initiative Tax Administration Cooperation Forum di Hotel Mulya, Jakarta, Selasa (13/10/2026).