Logo Bloomberg Technoz

Sentimen MSCI Membayangi Saham RI, IHSG Amblas 2,76%

Muhammad Fikri
12 October 2026 14:27

Pengunjung di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pengunjung di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah tajam pada perdagangan Senin (12/10/2026), di tengah tekanan jual investor asing dan perhatian pelaku pasar terhadap perkembangan reformasi pasar modal serta evaluasi Morgan Stanley Capital International (MSCI).

Berdasarkan data perdagangan pada sesi II yang masih berlangsung, indeks acuan kehilangan 168,06 poin (2,76%) hingga menyentuh level 5.921. Per artikel ini dipublikasikan pada pukul 14.27 WIB, IHSG bertengger pada level 5.933, terkoreksi 160 poin atau -2,63%.

Indeks sempat menyentuh level tertinggi 6.128,72 dan terendah 5.921,70, setelah dibuka di posisi 6.109,32.


Pada perdagangan sesi I, investor asing mencatatkan jual bersih atau net sell sebesar Rp166,22 miliar. Nilai pembelian asing tercatat Rp1,58 triliun, sedangkan nilai penjualan mencapai Rp1,75 triliun.

Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia Nafan Aji Gusta menilai koreksi IHSG mencerminkan masih kuatnya tekanan jual di pasar saham domestik. Kondisi tersebut berpotensi dipengaruhi kombinasi sentimen eksternal dan faktor domestik.