Logo Bloomberg Technoz

PGUN Tidak Dilibatkan Saat Haji Isam Gadai Saham Perusahaan

Muhammad Fikri
12 October 2026 14:25

Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (14/8/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (14/8/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) buka suara soal penjaminan 100% saham perseroan milik tiga entitas terafiliasi kepada PT Bank Mandiri Tbk (BMRI). Perseroan mengungkapkan bahwa pihak yang menjadi debitur atas fasilitas kredit tersebut adalah PT Jhonlin Baratama.

Penjelasan tersebut disampaikan PGUN dalam surat tanggapan kepada PT Bursa Efek Indonesia (BEI), dikutip Senin (12/10/2026), merespons permintaan penjelasan bursa terkait transaksi gadai saham yang sebelumnya menjadi sorotan.

Dalam surat tersebut, PGUN menyatakan saham yang dijaminkan merupakan seluruh kepemilikan PT Araya Agro Lestari (AAL), PT Citra Agro Raya (CAR), dan PT Baramega Citra Mulia Persada (BCMP) di perseroan. Akta gadai saham ditandatangani pada 28 September 2026.


PGUN menjelaskan bahwa perseroan tidak terlibat secara penuh dalam proses pembahasan, negosiasi, maupun pengajuan fasilitas kredit kepada Bank Mandiri. Proses tersebut dilakukan secara langsung antara PT Jhonlin Baratama sebagai debitur dan Bank Mandiri.

PGUN menyatakan telah memperoleh informasi mengenai penjaminan saham tersebut serta penandatanganan perjanjian kredit dan akta gadai saham pada 28 September 2026.