Penjualan Levi Turun Usai Promosi Jeans Baggy: Salah Strategi
News
08 October 2026 18:00

Lily Meier - Bloomberg News
Bloomberg, Levi Strauss & Co. mencatat pertumbuhan paling lambat pada kanal penjualan langsung ke konsumen (direct-to-consumer/DTC) sejak akhir 2022, salah satunya akibat kesalahan strategi pemasaran. Meski demikian, perusahaan menaikkan proyeksi laba untuk setahun penuh.
Pendapatan dari toko dan situs web milik Levi tumbuh 2% pada kuartal III yang berakhir 30 Agustus, melambat signifikan dibandingkan dengan pertumbuhan 11% pada kuartal sebelumnya. Pendapatan pada periode tersebut mencapai US$1,6 miliar, sejalan dengan rata-rata estimasi yang dihimpun Bloomberg.
Levi juga menaikkan proyeksi laba per saham (earnings per share/EPS) setahun penuh, tidak termasuk sejumlah pos tertentu.
“Bisnis direct-to-consumer kami secara keseluruhan memang berada di bawah ekspektasi, dan hal itu terutama didorong oleh tren lalu lintas pelanggan yang lebih lemah baik di AS maupun di Eropa,” kata CEO Levi Strauss Michelle Gass dalam sebuah wawancara.






























