Logo Bloomberg Technoz

IHSG Berpeluang Lanjut Menguat Usai Keputusan FTSE Russel

Muhammad Fikri
07 October 2026 08:00

Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (27/7/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (27/7/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan hari ini, Rabu (7/10/2026).

Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman menuturkan indeks komposit berpeluang menguat setelah FTSE Russel mempertahankan emerging status Indonesia belakangan.

"IHSG berpotensi naik untuk tes resistance di 6.200-6.250 seiring FTSE mempertahankan secondary emerging status Indonesia. Hati-hati jika gagal break 6.250, IHSG berpotensi koreksi kembali," kata Fanny dalam catatannya, Rabu (7/10/2026)


BNI Sekuritas memperkirakan level support IHSG berada pada 6.070-6.150, sementara resistance berada di 6.200-6.250.

Sementara itu, secara teknikal, MNC Sekuritas melihat IHSG masih didominasi volume pembelian yang meningkat setelah menguat 1,21% ke 6.192.