Logo Bloomberg Technoz

MNC Sekuritas memperkirakan posisi IHSG saat ini berada pada bagian wave c dari wave (y). Dalam skenario tersebut, penguatan IHSG diperkirakan akan menguji area gap pada 6.227-6.231.

"Namun demikian, pada label merah IHSG akan menguji area 6.342-6.430 sekaligus cluster MA20 dan MA60," tulis MNC Sekuritas dalam Daily Scope Wave.

MNC Sekuritas mengingatkan investor untuk mencermati potensi koreksi pada rentang 5.850-5.911. Adapun level support IHSG berada di 6.091 dan 5.973, sedangkan resistance berada di 6.297 dan 6.376.

Untuk perdagangan hari ini, MNC Sekuritas merekomendasikan mencermati saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), dan PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET).

Sementara itu, BNI Sekuritas memasukkan PT Indosat Tbk (ISAT), PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA), PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS), PT Madusari Murni Indah Tbk (MOLI), dan PT Era Digital Media Tbk (DOOH) sebagai trading ideas hari ini.

Emerging Market

Sebelumnya, FTSE Russell telah menegaskan kembali status pasar berkembang atau emerging market bagi pasar saham Indonesia di tengah langkah-langkah yang diambil oleh otoritas setempat untuk meningkatkan transparansi.

FTSE menyatakan akan terus memantau dengan cermat reformasi integritas pasar modal di negara ini.

“Indonesia telah menerapkan berbagai reformasi pasar, termasuk peningkatan pengungkapan informasi kepada pemegang saham, perluasan kategori klasifikasi investor, persyaratan free float minimum, dan peningkatan alat pengawasan pasar,” kata FTSE Russell dalam tinjauan tahunan klasifikasi negara untuk pasar saham.

Pengumuman ini berpeluang akan meredakan sebagian kekhawatiran mengenai potensi penurunan status pasar yang telah membebani aset lokal.

Indeks acuan saham memangkas sebagian kerugiannya seiring dana global mulai kembali masuk secara bertahap setelah aksi jual besar-besaran awal tahun ini yang dipicu oleh kekhawatiran MSCI Inc. terkait kelayakan investasi pasar. Indeks tersebut masih turun sekitar 30% sepanjang 2026, menempatkannya di peringkat terbawah di antara rekan-rekan globalnya.

Pihak Indonesia telah menerapkan serangkaian reformasi untuk mencegah penurunan status pasar, termasuk menaikkan persyaratan float minimum menjadi 15%. 

Pada bulan Agustus, FTSE mengatakan akan menunda perubahan indeks tertentu untuk saham-saham lokal setidaknya hingga Desember guna memberikan lebih banyak waktu untuk menilai efektivitas langkah-langkah yang telah diambil sejauh ini.

(fik/naw)

No more pages