Logo Bloomberg Technoz

Sejalan dengan masuknya lini bisnis baru tersebut, NAYZ secara bertahap akan melepas bisnis lamanya di industri makanan dan minuman bayi yang dijalankan melalui dua anak usaha, yakni PT Mitra Kerja Nayz dan PT Nutrisi Juara Asia.

Ditinjau dari pergerakan harganya, saham NAYZ—yang sebelumnya sempat bergerak stagnan dan mepet di kisaran level "gocap" (Rp50 per saham)—menunjukkan tren konsolidasi yang semakin menjauhi area bawah tersebut sepanjang September 2026.

Mengawali September di level Rp74 per saham, NAYZ bergerak fluktuatif di rentang Rp63 hingga sempat menyentuh titik tertingginya bulan lalu di Rp78 per saham. NAYZ kemudian menutup perdagangan September 2026 di level Rp71 per saham.

Memasuki awal Oktober 2026, harga saham NAYZ kembali melonjak hingga menyentuh level Rp80 per saham.

Penguatan ini didorong oleh katalis Penawaran Tender Wajib (Mandatory Tender Offer/MTO) dari Saiko Consultancy yang mulai digelar per 5 Oktober 2026 dengan harga pelaksanaan Rp75 per saham.

Secara umum pada periode September hingga awal Oktober 2026, saham NAYZ aktif keluar dari zona penny stock.

Pergerakan di rentang Rp63 hingga menembus puncak Rp80 mencerminkan tingginya antusiasme pasar terhadap aksi akuisisi serta skema MTO yang sedang berlangsung.

(dhf)

No more pages