Logo Bloomberg Technoz

Ekonom Soroti Tantangan Wamenkeu Baru: Kredibilitas APBN & Utang

Pramesti Regita Cindy
05 October 2026 08:20

Luky Alfirman dan Nurkholisoh Aman (Diolah berbagai sumber)
Luky Alfirman dan Nurkholisoh Aman (Diolah berbagai sumber)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Ekonom Universitas Paramadina Wijayanto Samirin menyoroti sejumlah tantangan yang harus menjadi perhatian dua Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) baru yakni Luky Alfirman dan Nurkholisoh Ibnu Aman. Sorotan utamanya adalah terkait kredibilitas Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027 dan meningkatnya ketergantungan terhadap utang. 

"Tantangan pertama adalah kredibilitas APBN 2027 yang buruk, akibat alokasi anggaran yang timpang dan asumsi APBN yang terlalu agresif cenderung tidak realistis; [harga minyak, nilai tukar rupiah, inflasi, pertumbuhan ekonomi, bunga SBN], dan berpotensi defisit melejit," kata Wijayanto kepada Bloomberg Technoz, Senin (5/10/2026}.

Sementara tantangan kedua adalah meningkatnya ketergantungan terhadap utang.


Kondisi tersebut dinilainya jadi lebih berat karena pasar surat utang global tengah menghadapi tekanan akibat kenaikan suku bunga utang pemerintah di sejumlah negara.

Ketiga, Wijayanto menyoroti sejumlah program prioritas pemerintah yang berpotensi meningkatkan beban keuangan negara. Dia menyebut Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), program Makan Bergizi Gratis (MBG), dan Sekolah Rakyat.