Logo Bloomberg Technoz

Meski diskon hingga lebih dari 50%, manajemen DOOH memastikan jika harga tersebut ditetapkan sesuai dengan ketentuan Pasal 17 POJK No.9/2018, yaitu berdasarkan harga yang lebih tinggi antara harga pengambilalihan yang dilakukan pada 30 Juli 2026 dan rata-rata harga tertinggi perdagangan harian Saham perusahaan sasaran di BEI selama 90 hari kalender sebelum tanggal pengumuman pengambilalihan.

Dengan demkian, nilai transaksi tender offer diproyeksikan mencapai maksimal Rp388,43 miliar.

Tender offer DOOH akan berlangsung selama satu bulan, mulai 5 Oktober hingga 3 November 2026, dan tanggal pembayaran pada 9 November 2026.

DOOH baru saja diambil alih SII pertengahan tahun ini. SII memborong 3,95 miliar saham DOOH atau setara 51% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor penuh PT Prambanan Investasi Sukses.

Saat itu, SII mengambil alih DOOH dengan harga pelaksanaan Rp50 per saham atau sekitar Rp197,34 miliar.

Di balik pengambilalihan tersebut, Tinawati tercatat sebagai sosok yang menjadi pemilik manfaat akhir atau Ultimate Beneficial Owner (UBO) Sinergi Internasional Investama. Tinawati memiliki 99,90% saham perusahaan tersebut sekaligus menjabat sebagai direktur di perusahaan ini.

Nama Tinawati juga tercatat sebagai pemilik manfaat akhir Solusi Sinergi Digital (WIFI) atau Surge.

Mayoritas saham Surge (WIFI) dikuasai PT Investasi Sukses Bersama, yang sebelumnya telah diakuisisi oleh kendaraan investasi milik Hashim Djojohadikusumo, PT Arsari Sentra Data.

(red)

No more pages