Logo Bloomberg Technoz

IHSG Dibuka Melemah Kala Bursa Asia Bervariasi

Muhammad Julian Fadli
01 October 2026 09:31

Siswa di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (26/11/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Siswa di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (26/11/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Kamis (1/10/2026), dibuka melemah. Hingga pukul 9.15 WIB, indeks kehilangan 12 poin (0,2%) ke level 6.059, saat Bursa Asia lainnya tengah bervariasi (mixed).

IHSG bergabung bersama Bursa Saham Asia yang dibuka merah pada perdagangan pagi hari ini, PSEi (Filipina), KLCI (Malaysia), dan Ho Chi Minh Stock Index (Vietnam), yang terpeleset di tren pelemahan. Sedang yang lainnya berhasil melenggang di zona hijau, KOSDAQ (Korea Selatan), NIKKEI 225 (Jepang), KOSPI (Korea Selatan), Straits Times (Singapura), Topix (Jepang), dan TW Weighted Index (Taiwan), yang berhasil dibuka menguat.

Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) usai lima belas menit berlangsung, volume perdagangan tercatat 7,86 miliar saham dengan nilai transaksi Rp1,46 triliun. Adapun frekuensi yang terjadi sebanyak 247.742 kali.


Sebanyak 286 saham menguat, dan 246 saham melemah. Sementara, 204 saham tidak bergerak.

Mencermati analisis saham pada perdagangan hari ini, Kamis (1/10/2026), mengutip BRI Danareksa Sekuritas, tekanan di pasar masih berasal dari pelemahan nilai tukar rupiah, yield US Treasury yang berada di level tinggi, serta ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah.