Washington memiliki kebijakan lama berupa ambiguitas strategis mengenai apakah mereka akan membantu Taiwan jika pulau itu diserang oleh China. Washington mempertahankan hak untuk menggunakan kekuatan militer namun tidak pernah secara eksplisit menyatakan apakah mereka benar-benar akan melakukan intervensi.
Sejak berkuasa pada tahun 2012, Xi telah menjadikan upaya membawa Taiwan ke bawah kendali China sebagai tujuan utama dan bertekad untuk mewujudkannya suatu hari nanti, termasuk dengan kekerasan jika diperlukan.
Menjelang masa jabatan keempat yang diperkirakan akan ia jalani, pemimpin China tersebut terus meningkatkan tekanan diplomatik untuk mengisolasi pusat industri cip yang demokratis itu serta menghalangi penjualan senjata di masa depan dari Washington.
(bbn)























