Saat berpidato di hadapan Majelis Umum PBB pada Rabu pagi, Zelensky menyebut Presiden Rusia Vladimir Putin sebagai "patient zero" (pasien nol).
"Dapatkah Anda membayangkan dirinya tanpa perang? Dia adalah patient zero, sosok yang dari dirinya gagasan perang ini terus menyebar semakin luas. Dan di mana pun perang itu menyebar, yang dibawanya hanyalah penderitaan, ketidakstabilan, risiko baru, dan tentu saja, krisis-krisis baru," ungkapnya, dikutip dari CNN.
Pemimpin Ukraina tersebut menegaskan bahwa ruang gerak Putin harus dipersempit agar ia tidak dapat "mensebarluaskan kejahatan ini lebih jauh lagi."
"Untuk pertama kalinya dalam sejarah Rusia, kita sekarang mendengar bahwa kebanggaan mereka—yakni industri minyaknya—mulai kehabisan napas," ujar Zelensky. "Target kami adalah kemampuan Rusia dalam mendanai perang ini, memperpanjangnya, serta membuatnya makin brutal dan destruktif. Keuangan dan produksi Rusialah yang harus dihentikan jika kita ingin menghentikan Putin."
Selain berupaya merebut wilayah Donetsk di Ukraina, Putin juga "menginginkan" lebih banyak kota di negara tersebut, sembari di saat yang sama terus mengancam negara-negara Eropa lainnya, tegas Zelensky.
"Rusia memiliki klaim atas tetangga kami, Moldova. Mereka juga terus-menerus mengancam Polandia dan negara-negara Baltik," pungkasnya.
(del)






























