Ricky menyatakan, Wuling Eksion saat ini masih dalam tahap pengembangan untuk memenuhi kebutuhan pasar Indonesia. Untuk itu, saat ini Wuling belum bisa dijual secara resmi.
"Saat ini masih studi dan juga masih menyesuaikan juga dengan fitur-fitur apalagi yang dibutuhkan untuk konsumen di Indonesia," imbuhnya.
Di sisi lain, dia menjelaskan penampilan perdana dari Wuling Eksion merupakan representasi semangat Eksplorasi Indonesia dalam setiap perjalanan. Nama Eksion sendiri terinspirasi dari kata ‘action’ yang mencerminkan semangat untuk terus bergerak dan menjelajah dalam setiap perjalanan.
Wuling Eksion mengusung konsep Muscular Flowline Design dengan tampilan yang tegas, modern, dan proporsional, mencerminkan karakter SUV yang siap menemani berbagai aktivitas penggunanya.
Didukung dimensi yang lapang, kendaraan ini menghadirkan kabin yang nyaman, tidak hanya untuk mobilitas harian, tetapi juga untuk menjelajah dan mengeksplorasi berbagai destinasi bersama keluarga.
Selain desain eksterior, kenyamanan kabin menjadi fokus utama dalam pengembangan Eksion. Kehadiran panoramic sunroof yang membentang hingga baris belakang menciptakan suasana kabin yang lebih terbuka dan menyatu dengan lingkungan sekitar.
Dipadukan dengan konfigurasi 7-seater, Wuling Eksion menawarkan ruang kabin yang lapang dan fleksibel untuk mendukung eksplorasi bersama keluarga. Dan didukung Magic Battery Pro dengan jarak tempuh hingga 530 kilometer (km).
Melengkapi pilihan elektrifikasi tersebut, Wuling Eksion juga tersedia dalam varian Plug-in Hybrid.
“Dengan memadukan mesin bensin dan motor listrik serta dukungan teknologi Ling Power, varian ini menawarkan fleksibilitas berkendara dengan total jarak tempuh hingga lebih dari 1.000 km, sehingga mampu mendukung eksplorasi keluarga secara efisien dan nyaman,” imbuhnya.
(ell)



























