Menurut dia, C5 CSH melengkapi portofolio CSH Chery di Indonesia yang sebelumnya telah diisi oleh Tiggo Pro CSH, Tiggo 8 CSH, dan Tiggo 9 CSH. Kehadiran model ini disebut menjadi bagian dari strategi menghadirkan satu kendaraan dengan dua karakter penggunaan.
“C5 CSH hadir dengan konsep one car, two vibes. Satu kendaraan yang mampu menghadirkan dua pengalaman sekaligus,” katanya.
Dari sisi desain, Budi mengatakan C5 CSH mengusung tampilan SUV modern dengan sejumlah pembaruan, mulai dari desain atap, roof rack, hingga electric sunroof. Sementara pada interior, model ini dibekali layar lengkung 24,8 inci, konsol tengah baru, sistem transmisi column mounted, serta penggunaan material kombinasi yang ditujukan untuk meningkatkan kesan premium.
C5 CSH juga mengusung kabin senyap dengan sistem peredam suara, filter udara PM0.3, dual zone AC, serta ruang bagasi yang diklaim lega untuk kebutuhan keluarga.
Dari sisi performa, Budi menyebut sistem hybrid cerdas pada C5 CSH mampu beralih otomatis antara mode listrik seri dan paralel untuk menjaga efisiensi, dengan jarak tempuh diklaim lebih dari 1.000 kilometer dalam satu kali pengisian bahan bakar.
Mobil ini juga mencatatkan akselerasi 0–100 kilometer per jam dalam 7,7 detik, dengan tetap mengedepankan efisiensi bahan bakar dan stabilitas berkendara.
Untuk aspek keselamatan, C5 CSH dibangun di atas platform CSH dengan 14 fitur ADAS, tujuh airbags, serta struktur bodi dengan 78% baja berkekuatan tinggi. Sistem baterai juga dilengkapi standar proteksi IP68 dengan sistem cut-off cepat untuk meningkatkan keamanan.
Budi menegaskan peluncuran C5 CSH sejalan dengan strategi all powertrain Chery di Indonesia, yang mencakup kendaraan bermesin konvensional, hybrid CSH, hingga kendaraan listrik murni.
(ell)



























