BBM BERSUBSIDI
Stok Pertalite Tinggal 16 Hari, DEN Ingatkan Penataan Kuota & CPE
Sabrina Mulia Rhamadanty
20 October 2026 13:50

Bloomberg Technoz, Jakarta – Menyikapi penurunan ketahanan stok nasional Pertalite yang menyusut hingga ke level 16—18 hari, Dewan Energi Nasional (DEN) mendesak pemerintah menerapkan fleksibilitas kuota berbasis konsumsi riil serta segera memperkuat Cadangan Penyangga Energi (CPE).
Praktisi Kebijakan Energi sekaligus Anggota DEN Muhammad Kholid Syeirazi mengatakan perubahan perilaku konsumen—dari yang awalnya membeli Pertamax ke Pertalite akibat tekanan ekonomi—harus direspons cepat melalui penataan ulang manajemen alokasi dan kelancaran distribusi.
"Kebijakan alokasi dan distribusi BBM JBT [Jenis Bahan Bakar Tertentu] dan JBKP [Jenis Bahan Bakar Khusus Penugasan] harus selaras dengan kebutuhan riil masyarakat, bukan semata berdasarkan kuota historis," ujar Kholid saat dihubungi Bloomberg Technoz, Selasa (20/10/2026).
Menurut Kholid, kebijakan kuota bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang kaku dan hanya mengacu pada data masa lalu berisiko memicu kelangkaan di tingkat tapak.
Dengan demikian, lanjutnya, pemerintah dan DPR dinilai perlu duduk bersama untuk merombak tata kelola alokasi serta kebijakan harga secara makro agar kuota memiliki fleksibilitas tinggi terhadap konsumsi aktual masyarakat.
































