Logo Bloomberg Technoz

PROGRAM LISDES

11.000 Desa Belum Dilistriki, Bahlil Sebut Keekonomian Tak Masuk

Azura Yumna Ramadani Purnama
16 October 2026 09:10

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia saat mengunjungi salah satu rumah warga di Desa Kiriyou, Kepulauan Yapen, (24/7). (Dok. PLN)
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia saat mengunjungi salah satu rumah warga di Desa Kiriyou, Kepulauan Yapen, (24/7). (Dok. PLN)

Bloomberg Technoz, Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengakui masih ada sekitar 11.000 desa di Indonesia belum teraliri listrik, salah satunya dipicu masalah nilai keekonomian pembangunan jaringan listrik.

Bahlil menjelaskan biaya investasi yang harus dikeluarkan untuk membangun jaringan kelistrikan di desa terkadang tidak sebanding dengan potensi pendapatan dari jumlah pelanggan di desa tersebut.

Dia menegaskan biaya investasi untuk membangun infrastruktur kelistrikan di daerah cukup tinggi, terlebih titik-titik yang belum teraliri listrik sulit dijangkau oleh transportasi darat maupun laut.


“Kalau desa di wilayah Kepulauan, itu laut. Untuk PLN masuk, itu antara biaya investasi dan pelanggannya itu tidak hitungan ekonominya enggak masuk,” kata Bahlil kepada awak media di Karawang, Jawa Barat, Kamis (16/10/2026).

Untuk itu, Bahlil menargetkan untuk memberikan program Listrik Desa (Lisdes) atau pembangunan infrastruktur kelistrikan di 4.000 desa pada tahun ini.