Harga Minyak Naik Dua Pekan Beruntun di Tengah Risiko Pasokan
News
16 October 2026 05:40

Kanoko Matsuyama - Bloomberg News
Bloomberg, Harga minyak menuju kenaikan mingguan kedua berturut-turut seiring meningkatnya risiko pasokan dari Timur Tengah yang mengimbangi dampak pelepasan cadangan minyak darurat baru.
Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan di bawah US$98 per barel setelah naik 3% pada Kamis, sementara minyak mentah Brent ditutup di kisaran US$106 per barel. Ketidakpastian mengenai pemulihan arus pasokan fisik dari Teluk Persia meningkat setelah Komando Pusat AS pada Kamis mengonfirmasi bahwa sebuah kapal kontainer yang tenggelam di Selat Hormuz pekan ini terkena proyektil Iran.
Harga WTI telah melonjak lebih dari 6% sepanjang pekan ini, melampaui kenaikan Brent sehingga mempersempit selisih harga kedua acuan minyak tersebut. Penurunan biaya pengiriman minyak mentah AS turut menopang permintaan. Berdasarkan data Baltic Exchange di London, biaya pengiriman satu kargo minyak mentah AS pada umumnya dari Pantai Teluk AS ke Rotterdam turun sekitar 12% selama sepekan terakhir.
Negara-negara anggota Badan Energi Internasional (IEA) berkomitmen untuk menuntaskan pelepasan 100 juta barel minyak yang masih tersisa dari intervensi pada Maret lalu, setelah mendapat lobi dari pejabat AS.





























