Logo Bloomberg Technoz

GAS RITEL

Bahlil: Kebutuhan LPG Jabar dan Jakarta Tembus 1.500 Ton per Hari

Azura Yumna Ramadani Purnama
16 October 2026 08:50

Pekerja menanta tabung gas LPG non subsidi di Pasar Rebo, Jakarta, Senin (20/4/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pekerja menanta tabung gas LPG non subsidi di Pasar Rebo, Jakarta, Senin (20/4/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan kebutuhan gas minyak cair atau liquified petroleum gas (LPG) untuk wilayah Jawa Barat (Jabar) dan Jakarta menembus 1.500 metrik ton per hari.

Bahlil menyatakan sekitar 10%—15% pasokan LPG untuk wilayah Jabar dan Jakarta bakal dipasok dari kilang LPG Cilamaya, yang diresmikan pada Kamis (15/10/2026).

“Kalau 1.000 sampai 1.500 metrik ton per hari, hari ini kita bisa melakukan sekitar 160 metrik ton, itu berarti kan 10% sampai 15% konsumsi LPG di Jawa Barat dan DKI Jakarta dipenuhi dari kilang ini,” kata Bahlil ditemui di Karawang, Jawa Barat, Kamis (15/10/2026).


Dia menyatakan pemerintah bakal terus mendorong pembangunan kilang LPG baik berskala besar maupun menengah—kecil.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam peresmian Kilang LPG Cilamaya, Kamis (15/10/2026)./Bloomberg Technoz-Azura Yumna

Bahlil menyatakan kilang-kilang tersebut dibutuhkan untuk memproduksi LPG, yang pasokannya lebih banyak didatangkan dari impor.